^ TOP BACK

Statistik Pengunjung

Kami memiliki 66 tamu dan tidak ada anggota online

Pengunjung

Flag Counter

 

Live Traffic

Search

Statistik Situs

641631
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2854
3434
9911
619774
51195
78190
641631

Your IP: 54.225.36.143
Server Time: 2017-11-22 21:21:19

Login Form

terjemahan

| Pelatihan Web Cotent Editor, Tanggal 21 Nopember 2017 |

Choose Language

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Segenap Karyawan Infokom mengucapkan

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Minal Aidzin Wal Faidzin

Mohon Ma'af Lahir dan Batin

Gelar Lulusan PT

Rumpun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Gelar Lulusan Perguruan Tinggi. 

Produk hukum yang mengatur penulisan dan penggunan gelar perguruan tinggi terdapat di :

UU no.12 Tahun 2012 pasal 26
UU no.20 Tahun 2003 pasal 21 ayat (4);
PP no.4 Tahun 2014 pasal 15 dan 16,
PP no 17 Tahun 2010 pasal 98 dan 99;
Kepmendiknas no 178/U/2001 pasal 1-12
Sedangkan untuk pengaturan/pemakaian nama prodi dan bidang keilmuan berpedoman pada
SK Dirjen Dikti no 163/DIKTI/Kep/2007 bersama lampiran 1 & 2;
Surat Edaran Dirjen Dikti no 1030/D/T/2010 tentang kodefikasi kembali prodi  bidang psikologi, Komputer, Komunikasi dan Lanskap

- See more at: http://www.kopertis12.or.id/2011/01/05/penulisan-dan-penggunaan-gelar-perguruan-tinggi.html#sthash.BywoBJIj.dpuf

Produk hukum yang mengatur penulisan dan penggunan gelar perguruan tinggi terdapat di :

UU no.12 Tahun 2012 pasal 26
UU no.20 Tahun 2003 pasal 21 ayat (4);
PP no.4 Tahun 2014 pasal 15 dan 16,
PP no 17 Tahun 2010 pasal 98 dan 99;
Kepmendiknas no 178/U/2001 pasal 1-12
Sedangkan untuk pengaturan/pemakaian nama prodi dan bidang keilmuan berpedoman pada
SK Dirjen Dikti no 163/DIKTI/Kep/2007 bersama lampiran 1 & 2;
Surat Edaran Dirjen Dikti no 1030/D/T/2010 tentang kodefikasi kembali prodi  bidang psikologi, Komputer, Komunikasi dan Lanskap

- See more at: http://www.kopertis12.or.id/2011/01/05/penulisan-dan-penggunaan-gelar-perguruan-tinggi.html#sthash.BywoBJIj.dpuf

anda dapat di unduh di bawah ini


Produk hukum yang mengatur penulisan dan penggunan gelar perguruan tinggi terdapat di :

UU no.12 Tahun 2012 pasal 26
UU no.20 Tahun 2003 pasal 21 ayat (4);
PP no.4 Tahun 2014 pasal 15 dan 16,
PP no 17 Tahun 2010 pasal 98 dan 99;
Kepmendiknas no 178/U/2001 pasal 1-12
Sedangkan untuk pengaturan/pemakaian nama prodi dan bidang keilmuan berpedoman pada
SK Dirjen Dikti no 163/DIKTI/Kep/2007 bersama lampiran 1 & 2;
Surat Edaran Dirjen Dikti no 1030/D/T/2010 tentang kodefikasi kembali prodi  bidang psikologi, Komputer, Komunikasi dan Lanskap

sebutan gelar sarjana perguruan tinggi

Manfaat Melanjutkan Sekolah S-2

JAKARTA - Setelah lulus sarjana, terdapat beberapa pilihan apakah akan melanjutkan S-2 atau tidak. Namun, ternyata terdapat beberapa manfaat jika kita melanjutkan sekolah ke tahap yang lebih tinggi lagi, seperti melanjutkan ke tahap S-2.

Dikutip dari Top Universities pada Senin (20/4/2015), berikut beberapa manfaat melanjutkan sekolah ke jenjang S-2.

1. Meningkatkan prospek karier lulusan

Seseorang dengan gelar pascasarjana akan lebih menonjol dibandingkan dengan lulusan sarjana. Hal ini karena lulusan pascasarjana mempunyai pengetahuan yang lebih banyak dibandingkan dengan lulusan sarjana. Dengan potensi ini, kemungkinan untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi cukup besar. Kamu juga dinilai lebih profesional saat sudah melanjutkan sekolah S-2. Saat harus bersaing dengan lulusan sarjana, tentu kamu akan lebih dipertimbangkan untuk posisi yang lebih tinggi.

2. Jika sudah bekerja, karier kamu akan naik tingkat

Kamu akan memperoleh promosi lebih cepat saat lulus pada jenjang pascasarjana. Kemampuan kamu sudah tidak bisa dianggap remeh lagi. Dengan cara ini, bagi kamu yang sudah bekerja dapat menunjukkan kepada bos bahwa kamu sangat serius terhadap kemajuan karier tersebut.

3. Investasi pengembangan diri sendiri

Ini adalah manfaat tidak bisa diremehkan. Dengan gelar pascasarjana, kamu dapat mengembangkan keterampilan yang akan mendukung dalam kehidupan sehari-hari, seperti manajemen waktu, meneliti, presentasi dan keterampilan menulis. Namun, hal ini tergantung pada bidang keahlian kamu. Kamu dapat bekerja sama dengan orang-orang yang juga memiliki latar belakang pendidikan yang sama. (ira)

 

situs : http://news.okezone.com/read/2015/04/19/65/1136737/manfaat-melanjutkan-sekolah-s-2

Kuliah S1 Maksimal 5 Tahun

Kuliah S1 harus lulus di bawah 5 tahun sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 49 Tahun 2014, Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Pada kenyataannya mahasiswa yang lulus diatas 5 tahun apabila dilihat dari SK Yudisium hanya beberapa orang saja maka sewajarnya hal tersebut di berlakukan karena pada akreditasi Prodi juga dipermasalahkan mengapa mahasiswa lulusannya panjang? Anda bisa menjawab sendiri dengan berbagai alasan. Alasan apapun tidak bakal diterima oleh Asessor Prodi yang sedang di visitasi. Bagi Ka Prodi pasti tau konsekwensinya terhadap Prodi Anda apabila banyak mahasiswa yang lulusannya banyak di atas 5 tahun. Bagaimana cara membimbingnya kalau membuat skripsi sampai 4 semester atau 2 tahun, kalau lulus di atas 5 tahun. Untuk memaknai peraturan menteri tersebut silahkan unduh file di bawah ini. Terima kasih

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 49 Tahun 2014.